Feeds:
Tulisan
Komentar

Aku Kembali

Sungguh waktu yang cukup lama untuk tidak eksis lagi di blog ini. Mulai dari menumpuknya tugas-tugas, jadwal ujian yang kacau, dan beragam kegiatan menjamahi. Kadang hanya sempat melihat sebentar saja hanya untuk memastikan ada yang berkunjung ke blog ini. Semakin hari semakin berkurang, yah pasti dong karna gak di update. Dan akhirnya waktu untuk blog ini hampir tidak ada, jadinya ya terlantar saja.

Mungkin aku ingin cerita ngapain aja aku selama gak update blog, terakhir nulis yah 12 Desember. Itupun cerita tentang Idul Adha yang agak basi menurut saya. Yah, mungkin kegiatan-kegiatan ini menjadikan saya kurang waktu untuk blog ini. Hehehe…

Dimulai dengan minggu kedua Desember adalah minggu pertama Ujian Akhir Semester ganjil di tahun ketigaku ini. Minggu keempat sampai minggu pertama Januari 2010, aku malah disibukkan dengan acara pelantikan anggota baru UKM-ITB (selamat datang keluarga baruku..). Minggu kedua Januari ya kembali lagi dihadapkan dengan ujian akhir minggu kedua. Walaupun ujiannya sangat susah menurut saya, tetapi untung saja aku sedikit beruntung mendapatkan nilai akhir yang lumayan naik dari semester kemaren yang terjun bebas. Dan di tambah lagi dengan adanya kepanitiaan untuk memperingati ulang tahunnya UKM-ITB yang ke-35 (Lustrum-7), aku diminta menjadi koordinator acara yang bertemakan Journey to Minangkabau yang rencananya bakal di adain di kampus ITB tanggal 24 April nanti. Dan ada lagi kepanitiaan yang aku jalani sekarang yaitu ITB Entrepreneurship Challange 2010. Kalo IEC ini bakal mulai rangkaian acaranya Februari nanti hingga bulan Mei. Ntar deh aku ceritain untuk masing-masing acaranya.

Untuk semester ini aku juga sepertinya akan sangat sibuk dengan beragam kegiatan tersebut, mudah-mudahan aku masih punya waktu untuk tetap berbagi cerita disini. Karena aku cuma ingin berbagi.

Banyak sebenarnya yang ingin di tulis, jadi bakalan diurut aja sesuai tanggal kejadian dan memperhatikan urgenitasnya. Hahahaha, rutinitas.

27 Nofember 2009, yaitu hari ulang tahun gw yang ke 20. “Selamat berkepala 2 nado…!!!”. Cukup banyak yang memberikan ucapan waktu itu, tapi sayang gak ada yang ngasih kado, saat itu gw berharap bgt ada yang mau ngasih kado terutama kalau kadonya Hp baru. hahaha…(tribute to hp lama yg tinggal kenangan)

Hari yang spesial itu dimulai dengan pagi yang cerah, bersiap-siap untuk melaksanakan sholat id, yang rencanannya di kampus bersama willy, frezy, aid, imus, ncis, dan didit. Tapi entah mengapa willy, frezy, aid, imus, dan ncis berubah pikiran untuk sholat di LIPI sahaja dan akhirnya berlarian menuju Pusdiklat Geologi. Kejadian ini bermula dengan mengantrinya untuk mandi karna dirumah kita kamar mandinya cuma 1, dan gw dapet no urut terakhir setelah didit. Gw dapat firasat buruk. Lanjut Baca »

Rutinitas

Yah, akhir-akhir ini rutinitas yang menuntut waktu banyak telah membuat gw lupa kalau punya blog yang harus diurus. Jangankan buat ngeblog, buat makan aja hampir lupa. Benar-benar serasa kuliah. Yaph, rutinitas kuliah di kampus gw memang rada aneh dibanding kampus lainnya.

Dikampus gw mahasiswanya hidup 24 jam disana. Entah berbuat apa tapi yang jelas kampus buka 24 jam. Siangnya kuliah di kelas, malamnya ngelab ato latihan bareng, ato juga berorganisasi seperti yang mereka katakan.

Kalo dihitung-hitung, dari 24 jam waktu gw sehari, 16 jam gw habisin di kampus, sepertiga waktu gw sehari adalah di kampus. ngapain? yah.macem-macem sih…ada gak sih kampus lain yang kayak gini??

Galombang Pasambahan

Tari Galombang Pasambahan adalah tari khas Minangkabau yang sebenarnya terdiri dari dua buah tari, tari Galombang dan tari Pasambahan. Tari ini menandakan keramahtamahan dan kerendahan hati orang minangkabau kepada para tamu. Biasanya ditampilkan ketika ada acara-acara penting untuk menyambut tamu yang penting pula. Dalam perhelatan perkawinan juga ditampikan tari ini untuk menyambut marapulai jo anak daro (pengantin pria dan wanita).

Tari Galombang terdiri dari tiga tahapan, bagian awal, bagian tengah/isi, dan bagian akhir. Bagian awal, gerak yang diperagakan adalah sambah bukak. Bagian tengah/isi, gerak yang diperagakan berdasarkan urutan adalah gandang-simpia-gelek-lapiah jarami-tapuak-anak main1-anak main2-anak main3. Sedangkan pada bagian akhir/penutup gerak yang diperagakan adalah sambah tutup. Pada tari galombang ini, yang ditarikan oleh penari laki-laki dan perempuan, gerakan penari laki-laki merupakan gerakan silat.

Tari Pasambahan yang diciptakan oleh ibu syofyani juga terdiri dari tiga tahapan. Bagian awal tari yang diperagakan secara berurutan adalah sambah duduak-tagak itiak-sauak-cabiak-simpia-gelek-sambah-timpo-gelek balakang-tagak itiak sibak-tapuak bungo silek-sambah. Lanjut Baca »

Hmm..sudah lama tidak ngeblog lagi nih…terkukung dari banyaknya yang harus dibenahi dalam menjalani kehidupan ini. Keinginan untuk membuat tulisan ini sudah ada ketika gw mendengar dari sela-sela tidur di ruang kuliah senin minggu lalu. Yang gw inget, si Dosen ngomong “negatif itu bukanlah negatif tapi itu adalah negatif”.

Hmm..mungkin redaksinya bukan seperti itu, tp gw meredaksikannya seperti itu karna udah lama jg jadi gak begitu inget sama redaksi yang sebenarnya. Hehehe…

Awalnya sih, waktu si Dosen menjelaskan tenatang difraksi dan refraksi penjalaran gelombang dari tengah laut yang dihalangi oleh break water. Beliau menggunakan kertas A4 yang beliau gambar sendiri dan mulai menjelaskannya kepada kami. Dalam penjelasannya, beliau menggunakan kata kiri dan kanan, positif dan negatif. Lanjut Baca »

Kecak

kecak

Tari Kecak ialah pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan “cak” dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.

 

Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rhama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.

Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian Sanghyang. Selain itu, tidak digunakan alat musik. Hanya digunakan kincringan yang dikenakan pada kaki penari yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana.

Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak mempopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.

Foto ini di ambil di panggung seni budaya Institut Teknologi Bandung dalam acara Pekan Seni Budaya. Dalam pekan seni budaya ini juga ditampilkan tari piring dan tari saman.

Mari kita lestarikan budaya kita sendiri. No dugem. No Porn. No Drugs…

Disinipun aku bisa hidup

disinipun ku bisa hidup

 

Disini, di dermaga pulau pari ini, aku berjalan menelusuri tepian dermaga yang sudah tak dikunjungi orang lagi. Melihat kerusakan-kerusakan di dermaga ini. Aku berjalan di antara sampah plastik dan botol-botol minuman yang dibuang pengunjung sekenanya. Dan tiba-tiba saja mataku tertuju pada sebuah botol kecil berwarna kecoklatan yang ukurannya seperti botol obat, mungkin benar botol obat,. Benar, ini memang sebuah botol obat. Indah, beberapa molusca menempel disana. Membentuk suatu garis yang tidak bisa ku terjemahkan, tapi itu indah. Dibalik keindahan itu, aku tersadar dengan apa yang aku lihat ini. Mereka (moluska) yang harusnya hidup di laut yang bersih tanpa sampah dan botol-botl ini, sekarang harus bisa bertahan dan tetap hidup untuk kelangsungan hidupnya. Mereka tidak peduli seburuk apa lingkungan mereka yang penting mereka hidup. Mereka tidak putus asa, tidak seperti kebanyakan orang yang tinggal di lingkungan yang buruk yang merasa hidupnya sia-sia. Mereka adalah pejuang hidup.

Oseanografi

Yah, oseanografi. Gw pengen kasih tau aja kalo oseanografi adalah hidup gw, dimana gw akan lebih menghabiskan banyak waktu disana kelak setelah lulus dari Institusi ini. Oseanografi juga telah banyak menginspirasi gw dalam menjalani hidup yang sekarang. Lebih baik kita mengenal apa itu oseanografi.

Oseanografi (berasal dari bahasa Yunani oceanos yang berarti laut dan γράφειν atau graphos yang berarti gambaran atau deskripsi juga disebut oseanologi atau ilmu kelautan) adalah cabang dari ilmu bumi yang mempelajari segala aspek dari samudera dan lautan. Secara sederhana oseanografi dapat diartikan sebagai gambaran atau deskripsi tentang laut. Dalam bahasa lain yang lebih lengkap, oseanografi dapat diartikan sebagai studi dan penjelajahan (eksplorasi) ilmiah mengenai laut dan segala fenomenanya. Laut sendiri adalah bagian dari hidrosfer. Seperti diketahui bahwa bumi terdiri dari bagian padat yang disebut litosfer, bagian cair yang disebut hidrosfer dan bagian gas yang disebut atmosfer. Sementara itu bagian yang berkaitan dengan sistem ekologi seluruh makhluk hidup penghuni planet Bumi dikelompokkan ke dalam biosfer.

Oseanografi adalah bagian dari ilmu kebumian atau earth sciences yang mempelajari laut,samudra beserta isi dan apa yang berada di dalamnya hingga ke kerak samuderanya. Secara umum, oseanografi dapat dikelompokkan ke dalam 4 (empat) bidang ilmu utama yaitu: geologi oseanografi yang mempelajari lantai samudera atau litosfer di bawah laut; fisika oseanografi yang mempelajari masalah-masalah fisis laut seperti arus, gelombang, pasang surut dan temperatur air laut; kimia oseanografi yang mempelajari masalah-masalah kimiawi di laut, dan yang terakhir biologi oseanografi yang mempelajari masalah-masalah yang berkaitan dengan flora dan fauna atau biota di laut.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang sangat panjang, yang memiliki keanekaragaman hayati bawah lautnya, yang memiliki potensi sumber energi terbarukan, yang membuat orang-orang luar negri terpesona dengan keindahan alamnya. Cuma, apakah kita sadar atau tidak dengan hal itu??

Sekarang saatnya kita membahas tentang fotografi, karena emang gw suka bgt sama nih hobby. Mungkin sedikit sharing aja sih, kalo ada yang mau nambahin silahkan, dan kalau ada yang mau dikoreksi juga monggo.

Komposisi, simplenya diartikan cara menata elemen-elemen dalam sebuah foto/gambar. Ibaratnya dunia ini, Tuhan memberikan komposisi yang sangat ideal agar semua yang ada di dunia ini seimbang dan sangat indah, (cuma manusianya saja yang merusaknya). Elemen-elemen tersebut diantaranya adalah garis, shape, form, warna, terang dan gelap. Nah, yang paling penting itu adalah bagaimana kita menata komposisi dari view finder yang akan menghasilkan visual impact (sebuah kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untuk berekspresi dalam foto anda) dan akan diinterprestasikan kemudian setelah foto tersebut dicetak. Jadi perlu ditata sedemikian rupa agar tujuannya tercapai, apakah itu untuk menyampaikan kesan statis dan diam atau sesuatumengejutkan, beda, eksentrik. Kalo pada komposisi klasik, selalu ada satu titik yang menjadi perhatian utama. Hal ini karena penataan posisi, subordinasi, kontras cahaya atau intensitas subjek dibandingkan sekitarnya atau pengaturan sedemikian rupa yang membentuk arah yang membawa perhatian pengamat pada satu titik.

Lanjut Baca »

Berkaitan juga dengan postingan sebelumnya, tentang perjuangan seorang temen gw mempertahankan hidupnya. Lebih tepatnya kebodohan gw.

Sabtu, 7 nov 2009, sekitar jam 2 siang gw keluarin dia dari ribuan butir beras yang menimbunnya dan gw bawa ke BEC dengan niat untuk di servis, nyampe BEC gw lihat antriannya udah panjang bgt di NOK*A CARE. Gw putusin untuk dateng lagi besok pagi-pagi bgt. Dan hari itu gw langsung ke rumah Ibos untuk membicarakan hal-hal penting diantaranya nasib duit gw yg kepake buat dp sewa villa di situ patenggang.

Minggu pagi, gw terbangun jam 9 pagi karena baru sempat tidur jam 2 pagi karena banyak yang harus di bahas di rumah Ibos. Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »